Untuk yang Sudah dan Akan Menikah

Pernikahan adalah sebuah jalan yang bertanggung jawab untuk membentuk kebudayaan agung dan peradaban mulia. Lebih dari itu, pernikahan merupakan amanat Ketuhanan dan risalah Kenabian. Maka, pernikahan bukanlah semata peristiwa menyalurkan “hasrat kebebasan” secara bertanggung jawab, namun pernikahan adalah sebuah upaya meretas peradaban kemanusiaan yang bermartabat.

Rumah yang berkualitas, adalah rumah yang melahirkan anak-anak berkualitas. Anak-anak berkualitas lahir dari orang tua yang berkualitas. Orang tua berkualitas lahir dari proses pendidikan dan pelatihan secara kontinyu dan tidak pernah berhenti belajar untuk mengembangkan berbagai potensi.

Bahagia itu bahasa jiwa. Ia adalah perpaduan yang unik antara kesejukan ruhaniyah dengan ketercukupan materi, dengan takaran yang pas. Materi tidak bisa memberikan kebahagiaan hakiki, karena sifat asalnya yang sangat sementara. Ia hanya sarana kehidupan, yang baru akan memberikan makna apabila di tangan mereka yang memiliki kesejukan ruhaniyah.

Keharmonisan pasangan suami isteri, banyak ditentukan oleh “seberapa mampu mereka melihat sisi-sisi kebaikan pasangan”. Jika terfokus melihat sisi-sisi kekurangan pasangan, akan cenderung melemahkan keharmonisan dalam kehidupan berumah tangga. Suami anda bukan superman, isteri anda bukan superwoman. Syukuri nikmat Allah dengan lebih banyak melihat kebaikan dan kelebihan pasangan kita, bukan kekurangan dan kelemahannya.

Karakter Suami Ideal (Part 1)
Suami ideal memiliki kemampuan untuk senantiasa memiliki cinta dan kasih sayang dalam jiwanya. Mungkin istri kita terasa sangat menyebalkan, atau tampak sangat menjengkelkan dengan perkataan dan perbuatannya setiap hari. Para suami selalu memiliki catatan yang sama, bahwa istri mereka amat sangat cerewet. Terlalu banyak bicara, terlalu banyak komentar, dan suka memberi nas ihat tanpa diminta. Namun sebagai suami, kita tidak layak mencaci maki, memarahi dan membenci istri.

Jika tidak suka dengan perkataan atau perbuatannya, nasihati, ingatkan dengan kelembutan, dengan cinta dan kasih sayang. Jika melihat ada kekurangan pada dirinya, ingatlah Tuhan telah mengutus kita untuk mendampinginya, agar bisa menutupi kelemahan dan melengkapi kekurangan yang dimilikinya. Bukan mendamprat, memaki, apalagi sampai berlaku kasar dan menyakiti hati, perasaan dan badan istri. Selalu sediakan cinta dan kasih sayang untuk istri Anda.

Jam berapapun anda pulang ke rumah, yang harus anda lakukan adalah memeluk isteri anda dengan penuh kehangatan. Yakinlah, dengan cara itu isteri anda akan selalu nyaman bersama anda.

Karakter Suami Ideal (Part 2)
Karakter kedua, suami ideal mampu menundukkan egonya sehingga mudah mengalah, cepat mengakui kesalahan dan ada banyak maaf dalam dirinya. Apakah yang menghalangi seorang suami untuk meminta maaf kepada istrinya? Apakah yang menghalangi suami untuk bersikap mengalah ketika ada perselisihan pendapat dengan istri? Apakah yang menghalangi suami untuk mengakui kesalahan yang di lakukan? Apakah yang menghalangi suami untuk memaafkan kesalahan dan kekurangan istri?

Itulah yang disebut dengan ego. Ada ego lelaki, ada ego perempuan. Dalam suatu pertengkaran antara suami istri, ego masing-masing memuncak tinggi. Tidak ada yang mau mengalah, tidak ada yang mendahului meminta maaf, tidak ada yang mau mengakui kesalahan. Padahal, dalam setiap konflik dan pertengkaran suami istri, selalu ada andil kesalahan dari kedua belah pihak. Keduanya mesti memiliki andil dalam menciptakan suasana konflik. Maka, tundukkan selalu ego Anda, untuk istri Anda tercinta, demi keharmonisan rumah tangga.

Tulis kekurangan pasangan kita di atas pasir, dan biarkan tulisan itu terhapus ombak. Pahat kebaikan pasangan kita pada lempeng besi. Biarkan ia selalu menjadi kenangan indah.

Disarikan dari Nasihat Pak Cah.

Iklan

Tentang kikiyulianto

Inspiratif Penuh Semangat !
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Kajian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s